Kamis, 21 April 2011

Doa Imajiner Seorang Wanita

Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis:
” YA ALLAH…. beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku suami yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku.”


Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:
” YA ALLAH…. beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus.”

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir:
” YA ALLAH… beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu YA ALLAH….”

Nama Yang Terucap Tak sengaja

Di mushola sebuah mall, seorang gadis sedang merapikan mukena bersama teman-temannya. Tampaknya, mereka baru selesai sholat. Beberapa saat kemudian, sepasang kekasih berjalan menuju mushola tersebut. Sang gadis tekejut melihat kedatangan si lelaki, begitu juga dengan si lelaki yang tidak menyangka akan bertemu dengan sang gadis di tempat itu. Mereka terdiam, bebagai macam pikiran tengah melintas di benak mereka. Si pasangan wanita telah masuk ke tempat wudlu, sementara teman-teman sang gadis masih berada di dalam mushola, entah apa yang sedang mereka lakukan.


Dengan ragu-ragu, sang gadis mengampiri si lelaki, ”Semua sudah berubah ya . .” kata sang gadis ketika mereka hanya berjarak beberapa langkah saja. Si lelaki hanya terdiam, kemudian sang gadis melanjutkan perkataannya, ”Dulu . . .aku yang kau gandeng ke mushola ini. Sekarang sudah ada yang menggantikan posisiku”. Sang gadis menatap seorang wanita di tempat wudlu. Si lelaki masih terdiam, agaknya ia ingin melakukan pembelaan namun mulutnya masih terkunci rapat.
”Semuanya telah berubah . . . Dulu, aku pernah kau tinggal sendirian di tempat parkir”, kata sang gadis sambil tersenyum,”Sekarang tentu kau tak akan meninggalkan kekasihmu seperti aku dulu”. Si lelaki mencoba kembali menginggat masa lalu, ketika masih berpacaran dengan sang gadis, ia baru teringat ketika keluar beberapa meter dari mall bahwa kekasihnya masih di tempat parkir ketika ia mengambil motor. Si lelaki hanya tersenyum kecut, merasa sang gadis sedang menyindirnya.
”Tapi, ada satu yang belum berubah . . .”, sang gadis kembali berkata.


”Cinta ..”, si lelaki berusaha menebak apa yang ada di pikiran sang gadis. Terlalu cepat dan tepat. Dalam hati si lelaki menyesal telah mengucapkan kata-kata itu. Akan tetapi, jika hanya itu jawabanya tak ada lagi yang perlu disembunyikan.

Rabu, 17 Juni 2009

Teknik Mesin untuk para Cewek? Why Not?


Ketika kita mendengar kata ‘teknik mesin’, tentu pikiran kita tertuju pada bengkel, oli, mesin-mesin berat, pokoknya hal-hal yang merepotkan dan bikin kotor. Tentunya pikiran-pikiran semacam inilah yang membuat sebagian orang menghindari pilihan untuk masuk ke jurusan teknik mesin, terutama bagi para cewek yang anti dengan kotor dan kerja berat.
cek mesin mobil
Upss,, sebelum kita bernegatif thinking lebih jauh tentang teknik mesin tak ada salahnya kalau kita berkenal dulu dengan yang namanya teknik mesin ini.

Teknik mesin merupakan salah satu jurusan di perguruan tinggi yang mempelajari tentang penerapan ilmu matematika dan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis ilmu yang dipelajari ada banyak dan bermacam-macam. Akan tetapi, pada akhirnya akan diklasifikasikan kembali berdasarkan kluster yang ada. Di UNS untuk program S1 reguler terdapat 3 kluster yang dapat diambil oleh mahasiswa, yaitu kluster energi, kluster material dan kluster produksi & perancangan. Pada kluster energi, kita sangat berpotensi untuk menciptakan bahan bakar alternatif mengingat bahan bakar minyak bumi yang dikhawatirkan akan habis. Melalui kluster material, kita dapat memilih bahan yang berkualitas bagi konstruksi maupun elemen mesin yang akan dibuat. Dari kluster perancangan, kita dapat merancang suatu alat yang berguna bagi kehidupan masyarakat Selain itu, di jurusan ini juga mempelajari tentang .elektronika dan robotika.
mechanical engineering 2008